Dakwah Islam di Pedalaman Kepulauan Nias
March 23, 2021 No Comments Ari Usman,For Your Information admin

Sudah sering kita mendengar bahwa Ummat Islam itu memiliki 2 status persaudaraan. Pertama status karena sedarah atau hubungan keluarga atau kerabat dan kedua status keimanan atau seaqidah.

Hadist Persaudaraan

Rasulullah bersabda,

“Hal yang paling banyak memasukkan ke surga adalah takwa kepada Allah dan akhlak baik.” (HR. At-Tirmidzi dan Al Hakim dari hadits Abu Hurairah.

Hadits persaudaraan sesama mukmin juga disabdakan oleh Rasulullah, “Orang mukmin itu akrab dan bersatu. Tidak ada kebaikan pada orang yang tidak bersatu dan tidak akrab.” (HR. Ahmad, Ath-Thabarani dan Al Hakim).

Masih banyak lagi hadist tentang persaudaraan dan bagaimana kita menjaga persaudaraan itu.

Sumatera Utara merupakan salah satu provinsi dan mungkin satu-satunya yang memiliki penduduk beragam etnis, suku dan budaya.

Di Sumatera ada sebuah pulau di sisi barat pulau sumatera yaitu pulau Nias. Sekitar 8 jam jika naik kapal dari pelabuhan Sibolga. Setelah gempa terjadi pada tahun 2005 silam pulau ini pecah menjadi 5 Kabupaten/Kota yang dulunya hanya satu Kabupaten Nias.

Jumlah Ummat Muslim di Kepulauan Nias ini tidak lebih dari 5,5% dari total keseluruhan penduduk Kepulauan Nias. Dengan jumlah itu bisa dikatakan ummat Muslim di Kepulauan Nias itu minoritas.

Dakwah Pedalaman

Di Kabupaten Nias Utara terdapat seorang da’i yang bernama Pak Sumardin Zalukhu, dimana beliau tinggal di Desa Faekhuna’a, Kecamatan Afulu Kabupaten Nias Utara. Jarak dari Kota Gunung Sitoli ± 125 Km dari Ibu kota Nias Utara ± 70 Km dengan kondisi jalan kurang baik.

Di Kecamatan Afulu terdapat 4 buah Masjid dan da’i di kecamatan itu hanya 2 orang. Sumardin dan rekannya berusaha menghidupkan dakwah Islam semampu mereka dan mereka tidak memiliki penghasilan lebih untuk membiayai guru-guru di TPQ yang mereka buat.

BACA JUGA :  Project Charter

Pak Sumardin keseharian mengelola Masjid Ukhuwah Al-Muttaqin dan berupaya membangun dakwah Islam di daerah tersebut. Informasi yang beliau berikan terdapat sekitar 300 KK dengan jumlah penduduk muslim 60 KK. Terdapat 2 buah lembaga Al-Quran di daerah tersebut dengan jumlah santri yang mereka kelola sebanyak ± 40 orang

Bantuan dari Luar Daerah

Terkadang ada orang-orang yang mau bersedekah ke Kepulauan Nias, misalnya pembanguan masjid, mushalla dan pembagian Al-Quran. Bantuan tersebut diberikan oleh kerabat-kerabat terdekat atau para relawan-relawan yang tergugah hatinya melihat perjuangan para da’i di pedalaman Kepulauan Nias.

Bantuan itu tidak rutin datangnya bisa dikatakan musiman, bisa pada bulan Ramadhan atau Idul Qurban dalam program penyebaran hewan qurban. Para da’i juga perlu dibantu kehidupannya agar pekerjaan mulia ini tidak begitu berat dirasakan bagi mereka apalagi di saat masa pandemik Covid-19 saat ini

Ramadhan Bulan Berkah

Allah menciptakan makhluknya dengan perhitungan dan kemuliaan masing-masing. Diantara 12 bulan Hijriyah ada satu bulan yang Allah muliakan yaitu bulan Ramadhan. Bulan Ramadhan adalah bulan dimana Allah turunkan Alquran dan wahyu yang pertama Allah turunkan di Bulan Ramadhan.

Kesempatan Ramadhan tidak bisa kita rasakan setiap saat, bisa jadi tahun ini adalah bulan Ramdhan terkahir kita karena kita tidak tahu pasti kapan Allah akan jemput kita.

Keistimewaan bulan Ramadhan salah satunya adalah dilipatgandakan pahala dari amal yang kita kerjakan, apalagi amal tersebut berkesinambungan misal pahala dari wakaf dan ilmu yang bermanfaat.

Semoga Allah membuka hati kita untuk melihat saudara-saudara kita yang berada di pedalaman dan dapat melaksanakan ibadah dengan tenang dan mendoakan kita semua terlepas dari musbah covid-19 ini.

BACA JUGA :  SALAM YANG TAK TERGANTIKAN

23 Maret 2021
Ari Usman Chaniago (0853-6058-6235)
Pejuang Dakwah Kepulauan Nias

Tags
About The Author

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *